SAINS DAN BEBERAPA KRITIK

Wacana

Gagasan-gagasan Ibn AI-Haitam, AI-Birūni, dan Ibn Sīna, serta para ilmuwan Muslim lain menjadi dasar ‘semangat ilmiah’ di Dunia Islam.

– Ziauddin Sardar–

 

Sebagus apa pun teori Anda dan sepintar apa pun Anda, jika ia tidak sesuai dengan eksperimen, pastilah teori itu salah.

– Richard Feynman –

PENDARATAN DI BULAN

Ketika pertama kali menerima email yang mengabarkan bahwa National Aeronautics and Space Administration (NASA) tidak pernah benar-benar mendaratkan manusia di bulan, saya terhenyak dan tidak menyamakan email tersebut dengan sampah online lain yang biasa datang setiap hari. Saat itu tahun 2001, dan istilah spam belum sering terdengar dalam percakapan sehari-hari; kata itu juga belum menjadi gangguan berarti yang menyedot waktu dan pikiran. Internet juga belum menjadi penggerak arus dialektika wacana. (more…)

Continue Reading

MEMPERTIMBANGKAN KEMBALI PEKERJAAN RUMAH

Pembelajaran Sains: Jennifer Beers

Bagi banyak guru, kegagalan siswa menyelesaikan tugas-tugas pekerjaan rumah merupakan masalah umum yang dapat menimbulkan hambatan dalam belajar dan mencapai prestasi. Salah satu solusi untuk masalah itu ialah dengan tidak memberikan tugas pekerjaan rumah setiap hari, atau dalam keadaan yang paling ekstrem, menghapuskan sepenuhnya jenis tugas itu. Akan tetapi, dalam keadaan pendidikan sekolah kita sekarang yang berkonsekuensi tinggi, kurikulum ditentukan oleh standar, dan akuntabilitas guru, saya tidak yakin ada pendidik yang mau mengabaikan bahwa pekerjaan rumah, bila dibingkai dalam konteks yang tepat, dapat menjadi alat yang sangat bermanfaat. Pekerjaan rumah sangat berguna untuk melatih keterampilan dan konsep yang dibutuhkan untuk menguasai muatan pelajaran. Selain itu, dalam sains, pekerjaan rumah juga dapat menjadi cara menautkan konsep dan gagasan abstrak yang dipelajari di kelas dengan kehidupan pribadi, keluarga, dan komunitas siswa. (more…)

Continue Reading

PERUBAHAN KONSEPTUAL SEBAGAI PENDEKATAN YANG LAYAK UNTUK MEMAHAMI PROSES BELAJAR SAINS OLEH SISWA

Serial Pembelajaran Sains: David F. Treagust

PENGEMBANGAN GAGASAN PERUBAHAN KONSEPSUAL

Penelitian tentang konsepsi siswa dan guru serta peranannya dalam pengajaran dan proses belajar sains telah menjadi salah satu ranah penelitian terpenting dalam pendidikan sains. Selama tiga dasawarsa lebih, peneliti telah memeriksa konsepsi-konsepsi prapembelajaran (preinstructional conceptions) yang dimiliki siswa tentang berbagai ranah muatan sains, seperti rangkaian listrik, gaya, energi, pembakaran, dan evoiusi. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak bukan pembelajar pasif tetapi memaknai informasi baru dalam hubungannya dengan gagasan dan pengalaman mereka sebelumnya, yang sering menghasilkan pengetahuan intuitif yang disebut soins anak-onak (children’s science). Bahkan, dari banyak studi, para peneliti pendidikan sains menunjukkan bahwa siswa mengikuti pelajaran sains dalam keadaan sudah memiliki pengetahuan prapembelajaran atau kepercayaan mengenai fenomena dan konsep yang akan diajarkan, bahwa pengetahuan atau kepercayaan itu sangat diyakini, dan seringkali tidak sejalan dengan pandangan-pandangan sains. (more…)

Continue Reading
Close Menu