MENJADIKAN MUATAN SAINS DAPAT DIPAHAMI BAGI PEMBELAJAR BAHASA INGGRIS

Pembelajaran Sains: Beth Wassell

Bayangkanlah berjalan memasuki ruang kelas kimia sebuah SMU-di Meksiko. Anda sudah terintimidasi oleh mata pelajaran tersebut, sebab Anda menganggap diri Anda sendiri hanya seorang siswa sains yang berkemampuan sedang. Meskipun paham sedikit bercakap-cakap dalam bahasa Spanyol, baru pertama kalinya Anda masuk kelas yang gurunya tidak berbicara bahasa Inggris sedikit pun. Untunglah, ada beberapa teman di kelas yang mampu berbahasa Inggris dengan fasih. Namun, mayoritas siswa hanya berbicara bahasa Spanyol dan terlihat tersinggung saat Anda dan teman-teman saling menyapa dengan bahasa ibu Anda. Guru memulai ceramah dan dalam lima menit Anda benar-benar kewalahan. Walaupun mengenali beberapa kognat seperti ciencias, laboratorio, experimentos, observaciόn, dan resultados, Anda benar-benar mengalami kesulitan mengikuti sang pengajar dan mengartikan gagasan-gagasan utama dalam bahasanya. Setelah beberapa menit frustrasi setengah mati, akhirnya Anda mulai kehilangan arah.

SIAPAKAH PEMBELAJAR BAHASA INGGRIS?

Mungkin Anda tidak pernah merasakan pengalaman serupa dengan situasi di atas, tetapi banyak siswa haru di Amerika Serikat pernah mengalaminya. Semakin beragamnya negeri kita secara etnik dan bahasa membuat para pendidik harus mampu mengatasi kebutuhan para pembelajar bahasa Inggris (English language learners, ELLs)-siswa-siswa yang bahasa utamanya bukan bahasa Inggris. (more…)

Continue Reading
Close Menu