KEMELEKAN ILMIAH

Serial Pembelajaran Sains: WoIff-Michael Roth

Konsep kemelekan ilmiah (scientific literacy) memegang peranan utama dalam upaya pembaruan pendidikan sains. Umumnya, para pendidik setuju bahwa kemelekan ilmiah harus menjadi hasil utama pendidikan di sekolah. Namun, dengan sejarahnya yang hampir mencapai limapuluh tahun, istilah kemelekan ilmiah belum memperoleh definisi yang pasti atau sudah disepakati. Paul de Hart Hurd, salah seorang bapak pendiri disiplin ilmu pendidikan sains, menetapkan bahwa interpretasi yang valid terhadap kemelekan ilmiah harus konsisten dengan gambaran sains yang berlaku umum dan perubahan-perubahan revolusioner yang sedang berlangsung di masyarakat kita (Hurd, 1998). Bagi banyak pendidik sains, hal ini berarti adjektiva scientific-ilmiah merujuk kepada sains yang dikerjakan para ilmuwan. Sebenarnya tidak harus selalu demikian. Ada sejumlah pendidik yang mengusulkan agar sains sekolah (school science) dapat berorientasi sendiri kepada sains yang digunakan dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari di komunitas yang kita tinggali. Hal itu masuk akal bila kita ingat bahwa dalam sejarahnya, bentuk-bentuk aktivitas elite dan lanjutan-sains atau sains profesional selalu dimulai dari padanannya dalam kehidupan sehati-hari. (more…)

Continue Reading
Close Menu