BELAJAR DARI AKTIVITAS LABORATORIUM

Serial Pembelajaran Sains: Wolff-Michael Roth

Terguncang oleh peluncuran Sputnik oleh badan angkasa luar Rusia sepanjang era Perang Dingin, para pendidik sains Amerika mulai memikirkan kembali pengajaran sains. Sampai saat itu, pengajaran sains di sekolah sebagian besar terdiri dari ceramah (lectures). Dalam upaya membantu siswa mempraktikkan sains sehingga mempersiapkan lebih banyak lagi dari mereka untuk menjadi ilrnuwan, insinyur, atau teknisi dalam perlombaan melawan Rusia, para’pendidik sains mulai berfokuspada aktivitas laboratorium. Harapannya, kerja praktik di laboratorium akan menarik lebih banyak siswa untuk mengejar karier di bidang sains; dan mereka berharap pemahaman siswa tentang sains akan meningkat. Namun, pengajaran sains melalui aktivitas laboratorium tidak pernah dikerjakan. Jurnal School Science dan Science Education, yang masing-masing muncul pada 1990 dan 2004, menerbitkan artikel-artikel penting yang mengulas kepustakaan pendidikan sains untuk aktivitas laboratorium. Dari artikel-artikel tersebut terkesan bahwa janji belajar sains melalui aktivitas laboratorium tidak pernah terwujud. Dalam lima belas tahun di antara jarak penerbitan kedua laporan tersebut, sedikit sekali terjadi perubahan. (more…)

Continue Reading
Close Menu