INTERAKSI VERBAL DAN NONVERBAL DI RUANG KELAS ‎SAINS

Serial Pembelajaran Sains: Kenneth Tobin

Peran utama pendidik sains ialah menyediakan keagenan peserta melalui pendidikan sains. Pelaksanaan kurikulum sains dengan cara yang membolehkan siswa memiliki kuasa untuk bertindak guna mengejar tujuannya sambil tetap memenuhi syarat-syarat kelulusan dari sekolah, merupakan hal yang penting di sekolah. Gloria Ladson-Billings (1994) dalam deskripsinya tentang pelajaran matematika percontohan mencatat, proses belajar kaum muda Amerika keturunan Afrika dipermudah oleh rasa semua untuk satu dan satu untuk semua. Artinya, sambil berpartisipasi di dalam kelas, semua peserta bukan hanya harus mengawasi proses belajar dirinya sendiri, tetapi juga proses belajar orang lain. Dalam pengertian yang penting, fraseologi semua untuk satu dan satu untuk semua (all for one and one for all) mencakup hakikat hubungan dialektik di antara keagenan dan struktur, artinya di antara kekuasaan yang dimiliki individu dan kolektif untuk bertindak dan sumberdaya yang mereka miliki dan dapat digunakan untuk mendukung tindakan itu.

(more…)

Continue Reading
Close Menu