UNTA

Serial Quran dan Sains

Salah satu ayat dalam Alquran meminta manusia untuk memperhatikan bagaimana Allah menciptakan unta. Adalah sangat menarik jika Alquran memilih unta untuk ditafakuri, bukannya hewan lain. Allah berfirman,

أَفَلَا يَنظُرُونَ إِلَى الْإِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْ۝

Maka tidakkah mereka memperhatikan unta, bagaimana diciptakan? (Alquran, Surah al-Gāsyiyah/88: 17)

Unta bukanlah hewan yang cantik dan sedap dipandang, bukan pula hewan yang gesit dan paling kuat, pun bukan hewan peliharaan yang setia kepada pemiliknya. Sifat unta agak sulit ditebak, namun pada dasarnya mereka jinak apabila diperlakukan dengan baik, dan berubah menjadi keras kepala dan cepat marah apabila diperlakukan dengan keras. Karena sifatnya demikian ini unta mendapatkan respek dari manusia. (more…)

Continue Reading

ANJING

Serial Quran dan Sains

Anjing disebut dalam beberapa ayat Alquran. Anjing, misalnya, disebut dalam rangkaian kisah para pemuda penghuni gua (Aṣḥābul-Kahf) sebagai berikut.

وَتَحْسَبُهُمْ أَيْقَاظًا وَهُمْ رُقُودٌ ۚ وَنُقَلِّبُهُمْ ذَاتَ الْيَمِينِ وَذَاتَ الشِّمَالِ ۖ وَكَلْبُهُم بَاسِطٌ ذِرَاعَيْهِ بِالْوَصِيدِ ۚ لَوِ اطَّلَعْتَ عَلَيْهِمْ لَوَلَّيْتَ مِنْهُمْ فِرَارًا وَلَمُلِئْتَ مِنْهُمْ رُعْبًا۝

Dan engkau mengira mereka itu tidak tidur, padahal mereka tidurj dan Kami bolak-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka membentangkan kedua lengannya di depan pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentu kamu akan berpaling melarikan (diri) dari mereka dan pasti kamu akan dipenuhi rasa takut terhadap mereka (Alquran, Surah al-Kahfi/18: 18)

سَيَقُولُونَ ثَلَاثَةٌ رَّابِعُهُمْ كَلْبُهُمْ وَيَقُولُونَ خَمْسَةٌ سَادِسُهُمْ كَلْبُهُمْ رَجْمًا بِالْغَيْبِ ۖ وَيَقُولُونَ سَبْعَةٌ وَثَامِنُهُمْ كَلْبُهُمْ ۚ قُل رَّبِّي أَعْلَمُ بِعِدَّتِهِم مَّا يَعْلَمُهُمْ إِلَّا قَلِيلٌ ۗ فَلَا تُمَارِ فِيهِمْ إِلَّا مِرَاءً ظَاهِرًا وَلَا تَسْتَفْتِ فِيهِم مِّنْهُمْ أَحَدًا۝

(more…)

Continue Reading

KELEDAI

Serial Quran dan Sains

Keledai (himar) disebutkan dalam Alquran sebanyak lima kali, umumnya digunakan sebagai metafora. Allah berfirman,

أَوْ كَالَّذِي مَرَّ عَلَىٰ قَرْيَةٍ وَهِيَ خَاوِيَةٌ عَلَىٰ عُرُوشِهَا قَالَ أَنَّىٰ يُحْيِي هَٰذِهِ اللَّهُ بَعْدَ مَوْتِهَا ۖ فَأَمَاتَهُ اللَّهُ مِائَةَ عَامٍ ثُمَّ بَعَثَهُ ۖ قَالَ كَمْ لَبِثْتَ ۖ قَالَ لَبِثْتُ يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ ۖ قَالَ بَل لَّبِثْتَ مِائَةَ عَامٍ فَانظُرْ إِلَىٰ طَعَامِكَ وَشَرَابِكَ لَمْ يَتَسَنَّهْ ۖ وَانظُرْ إِلَىٰ حِمَارِكَ وَلِنَجْعَلَكَ آيَةً لِّلنَّاسِ ۖ وَانظُرْ إِلَى الْعِظَامِ كَيْفَ نُنشِزُهَا ثُمَّ نَكْسُوهَا لَحْمًا ۚ فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهُ قَالَ أَعْلَمُ أَنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ۝

Atau seperti orang yang melewati suatu negeri yang (bangunan-bangunannya) telah roboh hingga menutupi (reruntuhan) atap-atapnya, dia berkata, “Bagaimana Allah menghidupkan kembali (negeri) ini setelah hancur?” Lalu Allah mematikannya (orang itu) selama seratus tahun, kemudian membangkitkannya (menghidupkannya) kembali. Dan (Allah) bertanya, “Berapa lama engkau tinggal (di sini)?” Dia (orang itu) menjawab, “Aku tinggal (di sini) sehari atau setengah hari.” Allah berfirman, “Tidak! Engkau telah tinggal seratus tahun. Lihatlah makanan dan minumanmu yang belum berubah, tetapi lihatlah keledaimu (yang telah menjadi tulang belulang). Dan agar Kami jadikan engkau tanda kekuasaan Kami bagi manusia. Lihatlah tulang belulang (keledai itu), bagaimana Kami menyusunnya kembali, kemudian Kami membalutnya dengan daging.” Maka ketika telah nyata baginya, dia pun berkata, “Saya mengetahui bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.” (Alquran, Surah al-Baqarah/2:259) (more…)

Continue Reading

NABI SALIH

Serial Quran dan Sains

SALIH DAN KAUM TSAMUD
Tarikh nabi Salih sekitar 2.100 SM (Al-Maghluts, 2008). Seperti tarikh nabi Hud, tarikh Nabi Salih juga tidak tercantum dalam Perjanjian Lama. Nabi Salih berasal dari kaum Samud yang masih serumpun dengan kaum ‘Ad. Kedua puak suku ini masih keturunan Nabi Nuh melalui jalur Sam. Ayat berikut  menjelaskan kaum Samud adalah pengganti kaum ‘Ad.

 وَاذْكُرُوا إِذْ جَعَلَكُمْ خُلَفَاءَ مِن بَعْدِ عَادٍ وَبَوَّأَكُمْ فِي الْأَرْضِ تَتَّخِذُونَ مِن سُهُولِهَا قُصُورًا وَتَنْحِتُونَ الْجِبَالَ بُيُوتًا ۖ فَاذْكُرُوا آلَاءَ اللَّهِ وَلَا تَعْثَوْا فِي الْأَرْضِ مُفْسِدِينَ۝

Dan ingatlah ketika Dia menjadikan kamu khalifah-khalifah setelah kaum ‘Ad dan menempatkan kamu di bumi. Di tempat yang datar kamu dirikan istana-istana dan di bukit-bukit kamu pahat menjadi rumah-rumah. Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah dan janganlah kamu membuat kerusakan di bumi. (Alquran, Surah al-A‘rāf/7: 74)

Menurut Al-Maghluts (2008), nasab Nabi Salih adalah: Salih bin Ubaid bin Asif bin Masah bin Ubaid bin Hadzir bin Samud bin Amir bin Iram bin Sam bin Nuh. Kaum Nabi Salih, Samud, juga dikenal sebagai ahli bangunan. Mereka membuat rumah-rumah dengan memahat/melubangi gunung-gunung. (more…)

Continue Reading

ROBERT FULTON

Ilmuwan Modern

Robert Fulton (lahir: Lancaster, 14 November 1765 – meninggal: New York, 24 Februari 1815) adalah seorang penemu, ahli teknik, dan seniman berkebangsaan Amerika. Fulton berhasil membuat kapal uap untuk pertama kalinya. Ia juga berhasil membuat rancangan transportasi lintas air, dan kapal selam. Fulton membuat berbagai peralatan kapal air seperti kapal selam dan torpedonya di Perancis sepanjang tahun 1797-1806. Sekembalinya di Amerika, Fulton mendapat tunjangan keuangan untuk membuat kapal uap Clermont (1807) yang segera dapat melitasi Sungai Hudson dengan lancar. Fulton adalah salah satu komisi yang merekomendasikan pembangunan Kanal Erie pada 1812. Pada saat terjadi blokade Inggris, Fulton membuat kapal perang uap untuk pertama kalinya di dunia. Kapal ini dibuat untuk melindungi pelabuhan New York dari serangan Inggris. Kapal ini dinamakan The Domologos atau Fulton. Kapal ini memiliki berat 2.745 ton memiliki panjang 156 kaki atau 48 meter. Kecepatannya tidak lebih dari 6 mil perjam atau setara dengan 11 kilometer per jam. Kapal ini pertama kali diluncurkan pada bulan Oktober 1914. The Domologos berhasil melalui tes uji coba namun tidak pernah digunakan untuk berperang. (more…)

Continue Reading

NABI HUD

Serial Quran dan Sains

TARIKH NABI HUD

Tarikh Nabi Hud diperkirakan sekitar 2400-2300 SM (AI-Maghluts, 2008). Kisah Nabi Hud tidak tersebut di dalam Perjanjian Lama, tetapi beberapa ahli tafsir memperkirakan Hud adalah Heber yang disebut dalam Perjanjian Lama (Nadvi, 1985).

KAUM ‘AD, KOTA IRAM, DAN WILAYAH AL-AHQAF

Nabi Hud diutus pascabanjir besar yang menghacurkan umat Nabi Nuh. Karenanya, Nabi Hud dikenal sebagai kelompok nabi-nabi sesudah masa banjir besar atau Post-deluvian Prophets. Beliau berasal dari Kaum ‘Ad yang merupakan pewaris Kaum Nuh, seperti dijelaskan pada ayat berikut.

 أَوَعَجِبْتُمْ أَن جَاءَكُمْ ذِكْرٌ مِّن رَّبِّكُمْ عَلَىٰ رَجُلٍ مِّنكُمْ لِيُنذِرَكُمْ ۚ وَاذْكُرُوا إِذْ جَعَلَكُمْ خُلَفَاءَ مِن بَعْدِ قَوْمِ نُوحٍ وَزَادَكُمْ فِي الْخَلْقِ بَسْطَةً ۖ فَاذْكُرُوا آلَاءَ اللَّهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ۝

Dan herankah kamu bahwa ada peringatan yang datang dari Tuhanmu melalui seorang laki-laki dari kalanganmu sendiri untuk memberi peringatan kepadamu? Ingatlah ketika Dia menjadikan kamu sebagai khalifah-khalifah setelah kaum Nuh, dan Dia lebihkan kamu dalam kekuatan tubuh dan perawakan. Maka ingatlah akan nikmat-nikmat Allah agar kamu beruntung. (Alquran, Surah al-A‘rāf/7: 69) (more…)

Continue Reading

KATAK

Serial Quran dan Sains

Katak disebut sebagai salah satu dari rangkaian mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Musa. Allah berfirman,

          فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمُ الطُّوفَانَ وَالْجَرَادَ وَالْقُمَّلَ وَالضَّفَادِعَ وَالدَّمَ آيَاتٍ مُّفَصَّلَاتٍ فَاسْتَكْبَرُوا وَكَانُوا قَوْمًا مُّجْرِمِينَ۝

Maka Kami kirimkan kepada mereka topan, belalang, kutu, katak dan darah (air minum berubah menjadi darah) sebagai bukti-bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa (Alquran, Surah al-A‘rāf/ 7: 133)

Ayat ini menyebut lima dari sembilan mukjizat Nabi Musa, yang dinyatakan dalam Surah al-lsrā’/17: 101 berikut.

وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَىٰ تِسْعَ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ ۖ فَاسْأَلْ بَنِي إِسْرَائِيلَ إِذْ جَاءَهُمْ فَقَالَ لَهُ فِرْعَوْنُ إِنِّي لَأَظُنُّكَ يَا مُوسَىٰ مَسْحُورًا۝

Dan sungguh, Kami telah memberikan kepada Musa sembilan mukjizat yang nyata maka tanyakanlah kepada Bani Israil, ketika Musa datang kepada mereka lalu Fir‘aun berkata kepadanya, “Wahai Musa! Sesungguhnya aku benar-benar menduga engkau terkena sihir.” (Alquran, Surah al-lsrā’/17: 101) (more…)

Continue Reading

HEWAN MENYUSUI

Serial Quran dan Sains

Hewan menyusui atau mamalia termasuk hewan bertulang belakang dan bernafas dengan paru-paru. Kelompok mamalia dibedakan dari kelompok hewan bertulang belakang lainnya dengan adanya kelenjar keringat, dan kelenjar air susu pada hewan betinanya. Mamalia juga dapat dibedakan dari hewan lainnya dengan adanya rambut dan/atau bulu di seluruh tubuhnya, baik pada hewan betina maupun jantannya.

Pada saat ini diperkirakan ada sekitar 5.400 jenis hewan menyusui, dengan ukuran tubuh bervariasi, dari 30-an milimeter sampai dengan 33 meter. Mamalia terkecil yang diketahui adalah bumblebee-bat (Craseonycteris thonglongyai), satu jenis kelelawar yang hidup di gua-gua di beberapa bagian Thailand. Ukuran tubuhnya sekitar 29-33 milimeter, dengan berat hanya 1,7-2 gram. Mamalia terbesar adalah paus biru (Balaenotera musculus). Hewan ini memiliki panjang tubuh lebih dari 33 meter, dengan berat badan mencapai 181 metrik ton atau lebih. (more…)

Continue Reading

BAGAL

Serial Quran dan Sains

Bagal disebut hanya satu kali dalam Alquran, yaitu dalam Surah an-Naḥl‎/16: 8.

وَالْخَيْلَ وَالْبِغَالَ وَالْحَمِيرَ لِتَرْكَبُوهَا وَزِينَةً ۚ وَيَخْلُقُ مَا لَا تَعْلَمُونَ۝

Dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal, dan keledai, untuk kamu tunggangi dan (menjadi) perhiasan. Allah menciptakan apa yang tidak kamu ketahui (Alquran, Surah an-Naḥl‎/16: 8)

Nabi Muḥammad dikisahkan menunggang bagal dalam berbagai kesempatan. Beberapa riwayat yang menyebut Nabi bersamaan dengan bagal di antaranya:

Aku (Ilyās bin Salamah) menuntun bagal putih yang ditunggangi Rasulullah, Ḥasan, dan Ḥusain, hingga masuk ke kamar Rasulullah. Salah satu dari keduanya berada di depan, dan yang lain berada di belakang Rasulullah (Riwayat Muslim dari Ilyās bin Salamah)

Aku (‎‘Abbās bin ‘Abdul Muṭṭalib) turut serta dalam Perang Hunain bersama Rasulullah. Aku dan (keponakanku) Abū Sufyān bin al-Ḥāriṡ bin ‘Abdul Muṭṭalib bertugas melindungi Rasulullah dan tidak sedikit pun berpisah dari beliau. Pada saat itu beliau menunggangi bagal putih miliknya, hadiah dari Farwah bin Nufāṡah al-Juzāmi. Ketika pasukan muslim dan kafir berhadap-hadapan, pasukan muslim lari mundur. Melihat hal itu, Rasulullah menunggangi bagalnya berjalan ke arah pasukan kafir. Sementara itu, aku terus saja memegangi tali kekang bagal itu dengan sedikit menariknya ke belakang agar hewan itu tidak berjalan terlalu cepat, sementara Abū Sufyān memegangi perlengkapan milik Rasulullah (Riwayat Muslim dari ‎‘Abbās bin ‘Abdul Muṭṭalib (more…)

Continue Reading
Close Menu