NABI HUD

Serial Quran dan Sains

TARIKH NABI HUD

Tarikh Nabi Hud diperkirakan sekitar 2400-2300 SM (AI-Maghluts, 2008). Kisah Nabi Hud tidak tersebut di dalam Perjanjian Lama, tetapi beberapa ahli tafsir memperkirakan Hud adalah Heber yang disebut dalam Perjanjian Lama (Nadvi, 1985).

KAUM ‘AD, KOTA IRAM, DAN WILAYAH AL-AHQAF

Nabi Hud diutus pascabanjir besar yang menghacurkan umat Nabi Nuh. Karenanya, Nabi Hud dikenal sebagai kelompok nabi-nabi sesudah masa banjir besar atau Post-deluvian Prophets. Beliau berasal dari Kaum ‘Ad yang merupakan pewaris Kaum Nuh, seperti dijelaskan pada ayat berikut.

 أَوَعَجِبْتُمْ أَن جَاءَكُمْ ذِكْرٌ مِّن رَّبِّكُمْ عَلَىٰ رَجُلٍ مِّنكُمْ لِيُنذِرَكُمْ ۚ وَاذْكُرُوا إِذْ جَعَلَكُمْ خُلَفَاءَ مِن بَعْدِ قَوْمِ نُوحٍ وَزَادَكُمْ فِي الْخَلْقِ بَسْطَةً ۖ فَاذْكُرُوا آلَاءَ اللَّهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ۝

Dan herankah kamu bahwa ada peringatan yang datang dari Tuhanmu melalui seorang laki-laki dari kalanganmu sendiri untuk memberi peringatan kepadamu? Ingatlah ketika Dia menjadikan kamu sebagai khalifah-khalifah setelah kaum Nuh, dan Dia lebihkan kamu dalam kekuatan tubuh dan perawakan. Maka ingatlah akan nikmat-nikmat Allah agar kamu beruntung. (Alquran, Surah al-A‘rāf/7: 69) (more…)

Continue Reading

REPTIL DAN AMFIBI

Serial Quran dan Sains

Reptil (seperti ular dan kadal) dan amfibi (seperti katak) termasuk jenis-jenis hewan yang oleh Alquran disebut sebagai dābbah, ad-dawāb, atau man yamsī ‘alā baṭnih, sebutan yang lazim diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi “binatang melata” atau “hewan yang berjalan di atas perutnya”. Sebutan ini paling tidak dapat kita jumpai dalam Alquran sebanyak enam kali.

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَسْجُدُ لَهُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَمَن فِي الْأَرْضِ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ وَالنُّجُومُ وَالْجِبَالُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَابُّ وَكَثِيرٌ مِّنَ النَّاسِ ۖ وَكَثِيرٌ حَقَّ عَلَيْهِ الْعَذَابُ ۗ وَمَن يُهِنِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِن مُّكْرِمٍ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَفْعَلُ مَا يَشَاءُ۝

Tidakkah engkau tahu bahwa siapa yang ada di langit dan siapa yang ada di bumi bersujud kepada Allah, juga matahari, bulan, bintang, gunung-gunung, pohon-pohon, hewan-hewan yang melata dan banyak di antara manusia? Tetapi banyak (manusia) yang pantas mendapatkan azab. Barangsiapa dihinakan Allah, tidak seorang pun yang akan memuliakannya. Sungguh, Allah berbuat apa saja yang Dia kehendaki (Alquran, Surah al-Ḥajj/22: 18) (more…)

Continue Reading

KIAMAT DALAM PERSPEKTIF SAINS

Serial Quran dan Sains

Salah satu pilar dasar Islam adalah keyakinan adanya kiamat, yang dalam Alquran dan hadis sering disebut dengan Hari Akhir. Penyebutan ini mengisyaratkan bahwa kiamat terkait erat dengan saat-saat terakhir alam semesta dan kehidupan makhluk. Kiamat adalah sebuah fenomena logis dari keberadaan semua yang ada di jagat raya. Dalam Alquran dan hadis, penjelasan tentang kiamat atau hari akhir sering dikaitkan dengan keimanan kepada Yang Mahakuasa.

Allah berfirman,

وَمِنَ النَّاسِ مَن يَقُولُ آمَنَّا بِاللَّهِ وَبِالْيَوْمِ الْآخِرِ وَمَا هُم بِمُؤْمِنِينَ۝

Dan diantara manusia ada yang berkata,Kami beriman kepada Allah dan hari akhir”, padahal sesungguhnya mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman. (Alquran, Surah aI-Baqarah/2: 8)

(more…)

Continue Reading
Close Menu