ALQURAN DAN EVOLUSI MANUSIA

Serial Quran dan Sains

Sejak manusia mulai berevolusi hingga menjadi makhluk yang sadar akan diri sendiri dan lingkungannya, ia tak hentinya mencari tahu dari mana ia berasal. Mula-mula, manusia mendasarkan kehadirannya di dunia pada teori-teori yang didasarkan pada penjelasan religius, seperti terjadi pada masyarakat Eropa masa lalu yang memahami penciptaan berdasarkan paham Creationism. Ini adalah suatu paham yang didasarkan pada teologi Kristen, yang antara lain menyatakan bahwa: (1) bumi berumur 5.757 tahun; (2) bumi tidak berubah; (3) semua ciptaan tidak berubah; (4) penciptaan manusia adalah unik, utama, dan terpisah dari penciptaan makhluk Iainnya. Pendapat yang demikian ini diyakini secara luas hingga tahun 1859, ketika Darwin mengemukakan teorinya tentang evolusi. (more…)

Continue Reading

KONTROVERSI SEPUTAR EVOLUSI

Serial Pembelajaran Sains: John R. Staver

Kontroversi seputar evolusi merupakan debat tentang asal-usul, yaitu asal-usul manusia dan kehidupan, namun dari mana debat itu sendiri berasal? Bukan dari dokumen seperti The Fundamentals yang ditulis umat Kristiani evangelis pada 1900-an awal, bukan publikasi The Origins of Species Charles Darwin pada 1859, juga bukan Amendemen Pertama Konstitusi Amerika Serikat, walaupun dokumen-dokumen tersebut memang memiliki arti penting bagi kontroversi tersebut. Kontroversi itu bermula dari konsep-konsep dasar iman dan nalar serta interaksinya.

IMAN, NALAR, DAN INTERAKSINYA

Iman (faith) didefinisian pada Ibrani 11:1 sebagai berikut, “Now faith is being sure of what we hope for and certain of what we do not see (iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat)” (Holy Bible, 1984). Nalar (reason) adalah kapasitas yang digunakan manusia untuk beralih dari premis ke kesimpulan dengan cara berpikir. Bayangkanlah sebuah kontinum — atau barangkali papan jungkat-jungkit gaya lama — otoritas atau dominansi, dengan iman dari nalar pada ujung-ujungnya yang berlawanan. (more…)

Continue Reading
Close Menu