KIAMAT DALAM PERSPEKTIF SAINS

Serial Quran dan Sains

Salah satu pilar dasar Islam adalah keyakinan adanya kiamat, yang dalam Alquran dan hadis sering disebut dengan Hari Akhir. Penyebutan ini mengisyaratkan bahwa kiamat terkait erat dengan saat-saat terakhir alam semesta dan kehidupan makhluk. Kiamat adalah sebuah fenomena logis dari keberadaan semua yang ada di jagat raya. Dalam Alquran dan hadis, penjelasan tentang kiamat atau hari akhir sering dikaitkan dengan keimanan kepada Yang Mahakuasa.

Allah berfirman,

وَمِنَ النَّاسِ مَن يَقُولُ آمَنَّا بِاللَّهِ وَبِالْيَوْمِ الْآخِرِ وَمَا هُم بِمُؤْمِنِينَ۝

Dan diantara manusia ada yang berkata,Kami beriman kepada Allah dan hari akhir”, padahal sesungguhnya mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman. (Alquran, Surah aI-Baqarah/2: 8)

(more…)

Continue Reading

IBNU SINA

Serial Ilmuwan Muslim

Ibnu Sina bernama lengkap Abū ‘Alī al-Husayn bin ‘Abdullāh bin Sīnā. Ibnu Sina lahir pada tahun 370 H (980 M) di Afsyahnah, daerah dekat Bukhara (sekarang wilayah Uzbekistan). Ia berasal dari keluarga bermadzhab Ismailiyah sudah akrab dengan pembahasan ilmiah terutama yang disampaikan oleh ayahnya. Orang tuanya adalah seorang pegawai tinggi pada pemerintahan Dinasti Saman. Beliau dibesarkan dan mempelajari falsafah serta ilmu-ilmu agama Islam di Bukharaja.

Saat berusia 10 tahun Ibnu Sina kecil banyak mempelajari ilmu agama Islam dan berhasil menghafal Al-Qur’an. Abu Abdellah Natili membimbingnya dalam ilmu logika kemudian ilmu tersebut digunakan untuk mempelajari buku Isagoge dan ProphyryEucliddan Al-Magest Ptolemus. Setelah itu dilanjutkan mendalami ilmu agama dan Metafisika Plato dan Arsitoteles. Sebagai seorang remaja, Ibnu Sina sangat bingung dengan teori Metafisika Aristoteles, dan tidak bisa dimengerti sampai akhirnya membaca komentar Al-Farabi pada Aristoteles di Agradhu kitab ma waraet thabie’ah li li. (more…)

Continue Reading
Close Menu