SYAJR MISWĀK

SYAJR MISWĀK

Syajr miswāk  (Salvatora persica Salvadoraceae) memiliki beberapa nama lain dalam Bahasa Arab, yaitu kham, syajr, ‘arāk, dan khardal. Pohon ini disebut satu kali dalam Alquran, yakni dalam Surah Saba’/34: 16, bersama-sama dengan pohon sidr (Cedrus) dan aṡl (Tamarix).

لَقَدْ كَانَ لِسَبَإٍ فِي مَسْكَنِهِمْ آيَةٌ ۖ جَنَّتَانِ عَن يَمِينٍ وَشِمَالٍ ۖ كُلُوا مِن رِّزْقِ رَبِّكُمْ وَاشْكُرُوا لَهُ ۚ بَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَرَبٌّ غَفُورٌ۝ فَأَعْرَضُوا فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ سَيْلَ الْعَرِمِ وَبَدَّلْنَاهُم بِجَنَّتَيْهِمْ جَنَّتَيْنِ ذَوَاتَيْ أُكُلٍ خَمْطٍ وَأَثْلٍ وَشَيْءٍ مِّن سِدْرٍ قَلِيلٍ۝

Sungguh, bagi kaum Saba’ ada tanda (kebesaran Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri, (kepada mereka dikatakan), “Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik (nyaman) sedang (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun.” Tetapi mereka berpaling, maka Kami kirim kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon ASI dan sedikit pohon Sidr. (Alquran, Surah Saba’/34:1516)

Salvatora Persica adalah pohon kecil atau semak dengan batang dan cabang-cabang yang tidak lurus, berlekuk-lekuk tidak teratur. Kulit batangnya tampak kering dan pecah-pecah, berwarna putih kotor, dan berbonggol-bonggol di beberapa tempat. Kulit luar akarnya yang pecah-pecah berwarna sama dengan tanah pasir tempatnya tumbuh. Apabila dirasakan, batang dan akarnya berbau agak harum dan sedikit menimbulkan rasa hangat.

Pohon ini telah digunakan sejak ratusan tahun lalu sebagai pembersih gigi. Rantingnya yang berserabut banyak telah direkomendasikan oleh WHO (World Health Organization) sebagai alat pembersih mulut. Penelitian menunjukkan bahwa tanaman ini mengandung beberapa bahan yang baik untuk kesehatan, seperti antiseptic, pembersih (detergent), pengharum (astringent), penghalang terurainya enzim (enzyme inhibator), dan fluoride.

Salvatora persica sangat populer di Jazirah Arab hingga anak Benua India sebagai pembersih gigi. Banyak kaum muslim, tidak terkecuali Rasulullah, menyikat giginya menggunakan ranting miswāk . Nabi bersabda dalam sebuah hadis riwayat Ibnu Mājah, “Bersiwaklah, karena sesungguhnya bersiwak membersihkan mulut dan mendatangkan keridaan Allah”. Dalam hadis Iainnya dijelaskan bagaimana Rasul setiap waktu membersihkan mulutnya dengan miswāk , bahkan saat beliau terbaring menjelang wafatnya. Memang, miswāk  berkhasiat membuat gigi putih bercahaya, menguatkan dan menyehatkan gigi dan gusi, menjernihkan pikiran, dan menambah daya ingat.

Dikutip dari Tafsir ‘Ilmi

Leave a Reply

Close Menu