SUMBER UNTUK MENGHUBUNGKAN SAINS DAN LITERATUR

SUMBER UNTUK MENGHUBUNGKAN SAINS DAN LITERATUR

Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Meskipun berlangsung masa ekonomi yang menantang, kita melihat perkembangan yang belum pernah terjadi sebelumnya berupa buku-buku umum (trade books) yang ditulis dengan baik dan mendukung studi terpadu sains. Tumbuhnya penekanan pada pelajaran menulis pemaparan di sekolah dan penambahan sains ke dalam ujian nasional membantu menyulut peningkatan kuantitas dan kualitas buku umum sains nonfiksi yang diterbitkan.

PERAN BUKU UMUM DALAM PEMBELAJARAN SAlNS

Dalam iklim di mana gerak maju menuju tatuhan tinggi pengujian prestasi sains bisa mempersempit kurikulum hanya pada keterampilan yang bakal diuji dan mengekang keluwesan dan kreativitas seorang guru, tidak mengherankan bahwa banyak guru yang telah beralih kepada buku umum (penunjang) untuk memperkaya dan memperluas kurikulum yang ditetapkan dan untuk membuat siswanya bersemangat mempelajari sains. Buku umum bisa memainkan peran motivasi yang penting dalam melengkapi buku pelajaran sains karena mereka cenderung lebih berwama-wami, menarik, dan mutakhir.

Buku umum sering digunakan untuk memperkenalkan atau memperkuat konsep sains, atau untuk menyediakan sumber daya bagi penelitian siswa di berbagai tingkat kemampuan membaca. Dengan peningkatan ketersediaan naskah nonfiksi sesuai-usia, para pembaca muda sekarang memiliki kesempatan untuk membaca buku-buku ini pada tingkat membaca instruksional dan independen mereka sendiri.

Namun kita tidak boleh jatuh ke dalam perangkap kepercayaan bahwa literatur berpangkal-sains harus “digunakan” hanya untuk melayani pembelajaran formal, seperti halnya buku pelajaran. Ada banyak buku nonfiksi menarik yang bisa dinikmati sebagai bacaan kesenangan lantaran mereka sendiri adalah karya seni yang mengagumkan. Buku-buku seperti itu bisa membantu memecah penghalang antara “membaca sekolah” dan “membaca nyata” dan mendorong siswa untuk secara mandiri mengembangkan dan mengupayakan minat mereka sendiri kepada sains. Melingkupi anak-anak dengan kekayaan buku umum sains yang memikat sejak usia dini akan membantu meletakkan dasar untuk minat seumur hidup, bahkan karier, di bidang sains. Bilamana siswa bisa mengerjakan tes prestasi dengan lebih baik lantaran buku umum, itu merupakan bonus jangka-pendek.

Namun perlu diwaspadai penggunaan buku umum secara tidak kritis, terutama pada level-kelas awal di mana pendekatan terpadu berpangkal -literatur merupakan hal umum. Studi tentang penggunaan buku umum dalam ruang kelas sains telah membeberkan bahwa kesalahan faktual di dalam buku-buku ini bisa mempengaruhi pemahaman anak tentang berbagai konsep sains dan mengarah pada kesalahpahaman, yang bisa, bertahan bahkan ketika sudah terdapat bukti yang berlawanan.

Oleh karena itu penting untuk menggunakan buku umum berkualitas tinggi, yang bukan hanya telah dievaluasi terkait kualitas literer dan artistik mereka, melainkan juga telah diperiksa akurasi konten ilmiahnya.

MENGGUNAKAN ULASAN DAN PENGHARGAAN UNTUK MENGIDENTIFIKASI BUKU UMUM YANG BAIK

Meneliti daftar buku terkenal dan pemenang penghargaan dan membaca ulasan buku dari jurnal profesional akan mengungkap sejumlah besar buku yang ditulis dengan baik, akurat dan memikat untuk memelihara rasa ingin tahu dan menunjang pembelajaran sains. Sebagian besar dari materi ini mudah diakses secara online.

Cara cepat untuk mengakses informasi tentang buku-buku yang disebutkan dalam tulisan ini adalah dengan menggunakan situs online seperti amazon. com atau bookfinder.us, di mana Anda bisa mencari berdasarkan judul, penulis, atau kata kunci dan ditautkan dengan ulasan dari berbagai jurnal utama seperti School Library Journal dan Kirkus Reviews. Membaca banyak ulasan akan menghidangkan perspektif yang berlainan untuk membantu Anda mengambil pilihan.

Untuk alat referensi yang jauh lebih kuat, cobalah Children’s Literature Comprehensive Database, yang diacu oleh banyak sistem perpustakaan. Layanan pencarian informasi ini menawarkan lebih dari 200.000 ulasan buku anak-anak dari tiga puluh tiga sumber ulasan, termasuk jurnal-jurnal dan organisasi sains yang relevan. Ini juga mencakup gambar sampul buku, penghargaan buku dan daftar buku terbaik, tautan ke situs penulis, informasi tentang program pengukuran kegiatan membaca, dan alat-alat kurikulum yang ditautkan ke rencana pelajaran dan panduan guru yang relevan.

MENGANGKAT STATUS BUKU UMUM NONFIKSI

Buku-buku umum sains banyak diuntungkan dari meningkatnya pengakuan dan perhatian kritis yang diberikan kepada karya nonfiksi, yang telah menjadi bidang menarik, sebagaimana dibuktikan oleh bertambahnya judul nonfiksi yang memenangkan penghargaan literatur umum, penghargaan karya nonfiksi baru dan penghargaan yang diberikan khusus untuk buku umum sains.

Pada 1990 National Council of Teachers of English memulai upaya menyeimbangkan lebih lanjut judul nonfiksi dalam penghargaan buku anak utama dengan mendirikan Orbis Pictus Award for Outstanding Nonfiction for Children. Banyak judul sains yang telah mendapatkan penghargaan, termasuk karya Barbara Kerley The Dinosaurs of Waterhouse Hawkins (2001) dan karya Debbie Miller The Great Serum Race: Blazing the Iditarod Trail (2003).

Satu dasawarsa kemudian, Association of Library Services to Children mengikuti langkah ini dengan membentuk Robert Sibert Informational Book Award. Judul-judul sains yang mendapatkan penghargaan termasuk karya Sophie Webb My Season with Penguins: An Antarctic Journal (2000) dan karya Joan Dash The Longitude Prize (2000). Buku-buku sains yang layak seringkali disorot dalam kategori nonfiksi pada daftar buku terkenal yang terpandang seperti Bulletin of the Centerfor Children’s Books di daftar Blue Ribbon.

PENGHARGAAN BUKU SAINS DAN DAFTAR YANG DISARANKAN

Berbagai perkumpulan sains profesional telah mengembangkan penghargaan dan daftar unggulan mereka sendiri untuk mengakui pencapaian buku umum sains. Sambil tetap mempertahankan standar literer yang ketat, panitia seleksi lebih ketat berfokus pada keunggulan dalam penulisan sains dan mencakup keahlian yang lebih ilmiah di kalangan para panelis. Sejak tahun 1973, National Science Teachers Association (NSTA), bekerja sama dengan Children’s Book Council, telah menghasilkan daftar tahunan Outstanding Science Trade Books for Students K-12. Para penilainya mencakup pendidik sains, koordinator, konsultan, dan para guru sains. Judul yang terseleksi diterbitkan dalam bibliografi beranotasi, mencantumkan National Science Education Standards (National Research Council 1996) yang relevan, dalam edisi Maret jurnal Science and Children dan di situs web (website) NSTA.

Sumber lainnya yang sangat bagus adalah SB&F (Science Books &Films), sebuah jumal ulasan kritis dua bulanan dari American Association for the Advancement of Science (AAAS). Sejak tahun 1965, SB&F secara mendalam telah mengevaluasi kelayakan (dan ketidaklayakan) dari bahan-bahan tercetak dan tak tercetak di semua bidang sains dan untuk semua kelompok umur Daftar Best Book yang luas muncul dalam edisi Januari-Februari dan di SB&F Online.

Pada 2005, SB&F meluncurkan Key Awards for Excellence in Science Books merayakan penulisan dan ilustrasi sains yang terkemuka. Penghargaan ini diberikan untuk buku-buku yang baru terbit yang mempromosikan literasi ilmiah dan mematuhi standar tinggi akurasi ilmiah; selain itu, penghargaan resmi memberikan Lifetime Achievement Awards untuk kontribusi signifikan dan langgeng bagi literatur sains anak-anak dan dewasa muda. Para penulis pemenang untuk kategori anak-anak adalah Patricia Lauber, Laurence Pringle, dan Simon Seymour. Bernie Zubrowski memenangkan penghargaan penulis sains praktis, dan Jim Arnosky memenangkan penghargaan ilustrator. Nominasi mencakup Jean Craighead George, Kathryn Lasky, Vicki Cobb dan Aliki.

Barisan para penulis dan seniman sains terkemuka ini mirip dengan daftar yang lebih banyak dan lebih tua pada Washington Post-Children’s Book Guild Award for Nonfiction, yang juga menghargai kontribusi istimewa seumur hidup. Penerima penghargaan lainnya di sini mencakup Milton Meltzer, Gail Gibbons dan Steve Jenkins, yang termashyur karena kolase berteksturnya yang menakjubkan secara visual di dalam buku-buku seperti Actual Size (2004).

Ada semakin banyak penghargaan buku anak-anak di bidang sains spesialis. The America. n Institute of Physics’ Science Writing Awards mengakui penulisan dan ilustrasi menonjol yang berkontribusi pada pemahaman dan apresiasi fisika dan astronomi. Giverny Award didirikan pada 1998 oleh 15° laboratorium diberikan untuk buku anak bergambar sains yang mengajarkan kepada pembaca muda prinsip-prinsip ilmiah yang penting atau mendorong mereka ke arah upaya terkait-sains. Para penilainya mencakup para ahli biologi tanaman, pendidikan biologi, pendidikan geologi, dan ekologi.

MENGEVALUASI BUKU UMUM SAINS

Sumber-sumber di atas menawarkan pedoman dalam menyeleksi buku yang dipandang luar biasa oleh para spesialis sains dan literatur. Kriteria untuk mengevaluasi informasi buku bisa disesuaikan dengan tujuan Anda sendiri untuk menyaring ratusan judul yang tidak pernah mendapatkan meterai persetujuan resmi, padahal mungkin sama-sama layak.

Kriteria spesifik untuk beragam penghargaan buku sains bisa ditemukan di situs web badan yang mensponsori. Pedoman seleksi ketat para penilai NSTA tergolong model yang amat berguna dan berkenaan dengan baik itu isi dan penyajian. Yang sangat penting adalah bahwa informasi di dalam buku harus jelas dan akurat. Generalisasi harus didukung oleh fakta-fakta yang tidak boleh terlalu disederhanakan sampai bisa menyesatkan. Personifikasi dan antropomorfisme mencolok harus dihindari manakala hal itu bisa menciptakan kesalahpahaman.

Karena para panel kritikus yang beragam memiliki inti kriteria evaluasi yang sama, tidaklah ganjil bila judul yang sama muncul di beberapa daftar manakala mereka memenuhi standar tertinggi dari segi literatur dan sains. Contohnya adalah karya John Fleischman Phineas Gage: A Gruesome but True Story about Brain Science (2002), yang memperoleh beberapa nominasi penghargaan dari Orbis Pictus Award untuk nonfiksi luar biasa untuk anak-anak, Bulletin Blue Ribbon, Dorothy Canfield Fisher, dan James Madison Honor Books. Juga karya Philip Hoose The Race to Save the Lord God Bird (2004) menjadi penerima Boston-Horn Book Award dan terdaftar pada Best Books for Younger Readers di Washington Post.

Salah satu di antara beberapa judul yang paling banyak mendapatkan penghargaan adalah karya Jim Murphy An American Plague: The True and Terrifying Story of the Yellow Fever Epidemic of 1793 (2003). Penuturan yang diteliti dan didokumentasikan secara cermat ini menelusuridengan jelas jejak bencana medis dan sosial tersebut, sembari menampilkan pergulatan yang dihadapi oleh para ilmuwan medis untuk membalikkan kepercayaan yang umum diterima namun tidak memadai pada masa itu. Murphy membiarkan pembaca untuk merenungkan tantangan evolusi virus yang tahan-obat dan juga menyediakan berlimpah sumber bacaan latar tambahan, termasuk novel Laurie Halse Anderson yang meliput era yang sama, Fever 1793 (2000).

Ada banyak buku umum yang, meskipun lemah dari perspektif informasi ketat, bisa jadi memiliki atribut lain yang menjadikan mereka menarik untuk dikisahkan. Beberapa kelemahan bisa diimbangi dengan menggunakan mereka untuk mengajar siswa agar menjadi konsumen yang kritis. Sebagai contoh, dalam My Light, Molly Bang (2004) berbagi ketertarikannya kepada listrik dengan audiens yang cukup muda. Bakat seninya telah membuahkan sebuah buku bergambar amat indah yang berkemungkinan memukau para pembaca ini. Namun, usaha ambisius Bang untuk menerjemahkan banyak penelitiannya ke dalam penjelasan sederhana atas konsep-konsep kompleks tentang transfer energi agak terkacaukan oleh teks puitisnya, yang disampaikan dari perspektif Matahari itu sendiri: “aku adalah matahari kalian, sebuah bintang emas. Kalian melihat kemilauku dalam bentuk cahaya” (Bang, 2004).

Setelah anak-anak terlebih dulu membaca cerita ini pada tingkat estetika, mereka kemudian bisa mendiskusikan personifikasi Matahari dan membahas beberapa buku nonfiksi yang menyajikan konsep-konsep yang serupa dengan cara berbeda, misalnya, karya Melvin Berger Switch On, Switch Off(1990). Membaca beberapa sumber membantu mereka melakukan uji kebenaran dan menjadi pemikir kritis. Membaca beberapa genre membantu mereka menguasai beragam jenis penulisan. Keingintahuan alamiah dan kesukaan mereka terhadap bahasa yang riang bisa dipupuk berdampingan. Ketentuan membatasi abtropomorfisme dikendurkan di dalam puisi, misalnya. “puisi-puisi konkret” dalam karya Joan Bransfield Graham Flicker Flash (1999), yang merayakan energi dan emosi cahaya dalam pelbagai bentuknya yang familiar.

MELAMPAUI NONFIKSI UNTUK MENUNJANG PEMBELAJARAN SAlNS

Memasangkan buku-buku nonfiksi dengan fiksi dan puisi bisa memperluas pembelajaran dan minat yang kuat dengan membawakan perspektif baru menunjukkan keluasan sains di dalam berbagai jenis penulisan.

 Puisi

Sebagaimana kata Mr. Newton, guru sains berbentuk karikatur dalam Science Verse di depan kelasnya, “jika kalian menyimak dengan seksama, kalian akan mendengar puisi sains pada segala sesuatu” (Scieszka dan Smith, 2004). Apa pun yang disajikan oleh tim penulis-ilustrator yang amat lucu Jon Scieszka Lane Smith adalah pemikat yang luar biasa bagi para pelajar muda, dan koleksi parodi puisi tradisional ini akan membuat penggemarnya cekikikan bahkan sebelum buku tersebut dibuka. Mereka mungkin tidak akan belajar banyak sains di sini, meskipun tabel periodik di beberapa halaman akhir bisa memancing diskusi. Betapapun, buku ini memberikan rasa humor tertentu kepada sains. Bahkan sulit untuk tersinggung melihat stereotip kartun konyal Mr. Newton.

Penyair dan antolog terpandag Lee Bennett Hopkins telah mengumpulkan koleksi puisi yang lebih mendalam untuk orang-orang muda dalam Spectacular Science: A Book of Poems (1999). Suara-suara baru dan lama favorit seperti Carl Sandburg, Aileen Fishel dan David McCord merayakan misteri dan keagungan sains. Observasi oleh penyair yang cermat dan pencarian pola dan analogi berada di jantung beberapa eksplorasi sains yang penting.

Puisi-puisi Valerie Worth yang sederhana dalam All the Small Poems and Fourteen More mendorong pembaca untuk melihat secara teliti benda-benda biasa terdapat di sekitar mereka melalui pandangan mata segar dan perspektif tidak biasa. Sebuah gelembung sabun yang melayang-Iayang diibaratkan dengan planet berongga yang berputar, “dihiasi pelangi”; dan sebuah magnet digambarkan sebagai “rahasia Kutub Utara” (Worth 1994).

Dalam Echoes for the Eye: Poems to Celebrate Patterns in Nature, Barbara Esbensen dan Helen Davie (1996) mempertunjukkan geometri alami pada perulangan bentuk. Petir yang bercabang-cabang tampak seperti urat-urat nadi di tangan kita; dan spiral bergaung dari kerang laut, Bima Sakti dan pola Fibonacci pada bunga matahari.

Karya Paul Fleischman Joyful Noise: Poems for Two Voices (1988) memformat puisi-puisi tentang serangga untuk dibaca bersama dengan suara yang berdengung seperti duet musik. tlLebah madu” menyoroti perbedaan suara seekor ratu yang bergembira dan lebah pekerja yang menggerutu. Setelah membaca esai foto Sandra Markle Outside and Inside Killer Bees (2004), siswa mungkin akan terilhami untuk menulis dan memperagakan puisi mereka sendiri untuk menunjukkan perbedaan di antara kedua jenis lebah. Perspektif yang tidak biasa tentang daur kehidupan lebah madu, seperti yang dilihat melalui lensa lebah pekerja, diberikan oleh entomolog dan kartunis Jay Hosier melalui novel grafisnya yang menghibur namun menggugah-pemikiran, Clan apis (2000).

Ada banyak sekali puisi yang tersedia untuk dijadikan papan-pelenting ke dalam tema sains. Puisi pendek Christina Rossetti “Siapa Yang Pernah melihat Angin?” bisa menjadi pengantar yang sempurna untuk buku bergambar nonfiksi Vicki Cobb I Face the Wind (2003), bagian dari serinya Science play yang sangat bagus untuk anak-anak prasekolah. Pendekatan Cobb yang berlim pah dan praktis dalam mempelajari sains tercermin dalam desain buku kon temporer di mana teks yang dimanipulasi secara main-main membantu menciptakan sinergi antara kata-kata dan gambar. Sebagai seorang mantan guru sains, Cobb menyertakan sejumlahpercobaan sederhana dalam bukunya, yang bisa dilengkapi dengan percobaan mingguan yang ia tampilkan di websitenya, Show-Biz Science (n. d. ).

Novel Grafts

Ada pengakuan yang meningkat atas nilai pendidikan dari novel grafis untuk melayani beragam gaya belajar dan untuk menarik minat para siswa berumur yang tumbuh besar di dalam budaya yang secara visual jenuh. The Maryland Comic Book Initiative adalah program negara-bagian pertama untuk sekolah negeri yang menggunakan kurikulum berpangkal-komik di kelas untuk melengkapi bahan bacaan tradisional. Legitimasi untuk format yang dulunya ditolak tidak pelak lagi akan memacu pertumbuhan di area ini Bagi para pembaca muda, biografi fiksi pendek Robert Burleigh, Amelia Earhart Free in the Skies (2003) dan Into the Air: The Story of the Wright Brothers First fight (2002), merupakan bagian dari seri novel grafis American Heroes.

Interaksi teks dan visual yang lebih kompleks tampak jelas dalam novel grafis untuk pembaca remaja, misalnya buku-buku Jim Ottaviani tentang para fisikawan dan ilmuwan perempuan berpengaruh. Tinjauan sekilasnya yang tajam ke dalam kehidupan Nieis Bohr dalam Suspended in Language (2004) dan Two Fisted Science (2001), bisa disetarakan dengan biografi Naomi Pasach off dari seri Great Minds of Science, Niels Bohr: Physicist and Humanitarian dan drama karya Michael Frayn Copenhagen (2000), yang telah diadaptasi menjadi sebuah drama televisi.

Memoar

Memoar adalah genre yang tengah berkembang untuk pembaca remaja, diceritakan berbagai bentuk narasi yang membawakan wajah manusiawi dalam pembelajaran sains. Judd Winick menggunakan format novel grafis secara kuat dalam Pedro and Me: Friendship, Loss, and What I Learned (2000) untuk menceritakan kisah teman sekamarnya di acara MTV, Real World San Francisco, aktivis AIDS positif-HIV Pedro Zamora.

Dalam memoar lain yang tak terlupakan, The Burn Journals, Brent Runyon (2004) menceritakan dengan detail yang gigih bagaimana, sebagai siswa kelas delapan di tubir jurang emosional, menyiram tubuhnya dengan bensin dan membakar diri, mengalami luka bakar 85 persen pada tubuhnya. Dengan gaya jurnal, ia membawa kita menempuh rasa sakit fisik dan psikologis setelahnya di sebuah unit luka bakar rumah sakit dan pusat rehabilitasi.

Fiksi Ilmiah

Fiksi ilmiah yang bagus berkisah secara imajinatif namun tetap meyakinkan dari sudut pengetahuan teknologi dan teori ilmiah yang ada. Kesenjangan antara penggunaan nyata dan imajinasi kloning semakin menyempit, dan novel fiksi ilmiah yang secara kreatif mengeksplorasi kloning berikut persoalan moral dan etikanya dari berbagai perspektif memberi orang muda kesempatan untuk menggeluti banyak masalah serupa yang menjadi bagian dari wacana masyarakat kita saat ini tentang kloning manusia (Crew 2004); namun, mereka sudah ada pada masa imajinasi karya Kathryn Lasky Star Split, era “Reformasi Reproduktif’ (2001, 218). Lasky menyediakan rincian ilmiah yang spesifik dan akurat untuk membantu pembaca menjembatani kesenjangan itu. Bagian dari tren baru untuk buku-buku nonfiksi yang meneliti sains dalam buku-buku fiksi ilmiah populer adalah karya John dan Mary Gribbin The Science of Philip Pullman’s “His Dark Materials” (2005), yang menjelaskan secara awam beragam istilah teori fisika kuantum yang digunakan Pullman dalam serial fantasi pemenang-penghargaannya yang kontroversial (Pullman 2003). Roger Highfield telah melakukan hal serupa dalam The Science of Harry Potter (2002).

Menenun Jaring Charlotte

Sebuah penyelidikan sains bisa mendorong unit tematik, yang mungkin berawal dengan buku nonfiksi seperti karya Darlyne Murawsi Spiders and Their Webs (2004). Penyelidikan sains juga bisa muncul secara spontan dari stimulus seperti foto luar biasa tetesan embun yang menempel di jaring laba-laba dalam karya Walter Wick A Drop of Water (1997). Penyelidikan sains juga bisa menjadi bagian dari satuan pelajaran yang dibangun mengikuti sebuah buku fiksi seperti karya E. B. White Charlotte’s Web (1952)

Siswa kelas satu menyukai karya fantasi klasik White tentang seekor babi yang hidupnya diselamatkan oleh penenun jaring luar biasa dari seekor laba-laba bernama Charlotte. Siswa kelas empat suka membahas lagi buku ini pada tingkat yang lebih dalam, menggunakan karya Peter Neumeyer The Annotated Charlotte’s Web (1994), yang mencakup informasi tambahan seperti konsep awal, artikel dan surat-surat White kepada editornya.

Sebelum White mulai menulis, ia menghabiskan waktu beberapa jam mengamati laba-Iaba di gudangnya sendiri dan membaca sejumlah buku tentang laba-Iaba untuk mempelajari kebiasaan, kemampuan, dan temperamen mereka. Ia berusaha untuk tidak berlebihan dalam personifikasi Charlotte, yang mengajarkan kepada Wilbur si babi banyak hal tentang Aranea cavatica yang sejati. Pembaca bisa mendalami reproduksi catatan White tentang anatomi laba-laba, sketsanya tentang vektor proses penenunan jaring, dan catatan yang dibuatnya tentang protagonis laba-Iaba agar ia tetap sesuai dengan sifat spesiesnya.

White kemudian menyadari bahwa “realitas dan fantasi menjadi teman seiring yang baik. Di sini kita tidak perlu mengusik dengan cara apapun kebiasaan dan karakteristik laba-Iaba” (Neumeyer 1994, 223). Ia berkata,

Anda tidak boleh sampai kehilangan pandangan terhadap kenyataan bahwa (jaring Charlotte) itu adalah jaring yang ditenun oleh laba-Iaba sungguhan, bukan oleh seorang manusia de facto. Laba-Iaba tidak berbicara kepada babi, kecuali dalam dunia dongeng. Tetapi ketika percakapan itu akhirnya terjadi, di dunia dongeng yang mumi itu, yang berbicara adalah benar-benar laba-Iaba. Ia bukan seorang perempuan yang berpakaian laba-Iaba.

Sungguh cara yang bagus untuk siswa kecil untuk mempelajari perbedaan antara persinggungan tulisan fiksi dan nonfiksi. Mereka bisa membandingkan apa yang mereka pelajari tentang laba-Iaba dari Charlotte’s Web dengan informasi yang diperoleh dari karya Melvin Berger Spinning Spiders (2003), bagian dari serial nonfiksi ilmiah Let’s-Read:-and-Find-Out.

Siswa yang lebih besar bisa menikmati karya Ralph Fletcher Spider Boy (1998), sebuah cerita fiksi realistis tentang penggemar laba–Iaba kelas-ketujuh dan tarantula peliharaannya. Meskipun diejek tanpa ampun oleh anak nakal sekolah sebagai “Spider boy dari Illinois”, Bobby tetap menulis dalam jurnal laba-labanya, yang kutipannya membuka setiap bab dengan berlimpah rincian ilmiah tentang laba-laba.

Pembaca yang tertarik bisa memperluas pembelajaran mereka dalam The Tarantula Scientist (Montgomery dan Bishop 2004) dari serial Scientists in the Field yang cemerlang. Naturalis Sy Montgomery bergabung dengan fotografer dan biologis Nic Bishop ketika mereka mengikuti ilmuwan laba-Iaba Sam Marshall menempuh hutan hujan yang lebat di Guyana, kemudian kembali ke laboratorium tarantulanya yang luas di Ohio. lni merupakan tulisan ilmiah nonfiksi yang tergolong terbaik, dan bahkan pembaca yang paling enggan pun tidak akan bisa tahan untuk tidak terpikat oleh foto-foto Bishop yang luar biasa dan kadang-kadang langka.

Mungkin Sam Marshall terilhami untuk menjadi ahli laba-Iaba (arachnologis) dari bacaan masa kanak-kanaknya atas Charlotte’s Web. Betapapun juga, sains dan literatur saling terpaut erat.

ditulis oleh Barbara Tobin

Tinggalkan Balasan

Close Menu