SMP Ali Maksum; Kurikulum Sains Islam

SMP Ali Maksum; Kurikulum Sains Islam

Oleh: Masthuriyah Sa’dan

Sekolah SMP Ali Maksum berada di bawah yayasan pondok pesantren Ali Maksum Krapyak. Lokasi sekolah ini berada di Jalan Cuwiri no.230 Matrijeron Yogyakarta. Berdasarkan sejarah, SMP Ali Maksum lahir ditengah perkembangan era global yang makin maju dan diharapkan mampu menjadi unggulan kedepannya. Diantara tokoh Yayasan yang memelopori berdirinya SMP Ali Maksum adalah KH. Atabik Ali (Ketua Yayasan Pondok Pesantren Ali Maksum saat itu) dan Drs. Khoirul Fuad. M.Si (Tokoh)

Di masa awal berdiri yaitu tahun 2008, SMP Ali Maksum bertempat di Krapyak Bantul dengan meminjam gedung pusat Yayasan, dengan murid sebanyak 23 siswa, kondisi gedung kala itu masih dalam tahap penyelesaian, dengan jumlah kelas 1 ruangan, 1 ruang TU, 1 ruang rapat, 1 musholla bersekat dan satu aula multipurpose. Pada tahun 2010, SMP Ali Maksum  kemudian dipindahkan ke gedung baru yang dulunya digunakan untuk MTs Ali Maksum Krapyak. Saat itu murid bertambah 41 siswa untuk angkatan ke II. Setelah angkatan ke III masuk, siswa SMP ALI MAKSUM bertambah menjadi total 104 siswa. Angkatan ke IV jumlah siswa sebanyak 168 siswa dan setiap tahun bertambah hingga saat ini ada 216 siswa. Secara periodik dan berturut-turut SMP Ali Maksum di pimpin oleh kepala sekolah antara lain: Fuad Asnawi, M.Si (2009-2010), Abdul Muis, S.Pd.I (2010-2013) dan Faik Muhammad, S.Th.I.,M.Hum (2013-sekarang).

Sekolah SMP Ali Maksum memiliki visi yaitu terwujudnya sekolah SMP Ali Maksum sebagai sekolah unggulan berbasis pesantren, berwawasan global, menjadi pilihan dan terbaik bagi putra putri bangsa. Adapun misi sekolah SMP Ali Maksum adalah membentuk insan beriman kuat, takwa yang sempurna, berakhlak mulia, menguasai IPTEK yang maslahah, beramal profesional, menguasai bahasa Arab dan Inggris sebagai gerbang ilmu pengetahuan dan tekhnologi, berprestasi dalam akademik, cerdas dan cakap dalam kehidupan.

Guru IPA, Miss Rani sedang mengajar di ruangan kelas‎

Seperti kebanyakan bangunan sekolah pada umumnya, bangunan sekolah SMP Ali Maksum adalah bangunan beton yang terdiri dari 4 lantai, halaman sekolah yang sangat luas dan di kelilingi oleh pagar. Di setiap ruangan kelas terdapat alat proyektor, AC dan 1 buah lemari. Masing-masing siswa duduk di atas bangku kayu. Mungkin karena bangunan sekolah SMP Ali Maksum berada di pemukiman padat penduduk warga Krapyak dan di kelilingi oleh 4 pondok pesantren besar seperti pondok pesantren Al-Munawwir, Pondok Pesantren Al-Muhsin, Pondok Pesantren Ali Maksum dan Pondok Pesantren Darul Hikmah, maka untuk mengurangi kebisingan, sekolah mendesain ruangan kelas kedap suara. Di SMP Ali Maksum, setiap guru yang mengajar menggunakan fasilitas proyektor dengan power point. Papan tulis white board berada di sebelah layar proyektor. Juga disediakan sound system bagi guru yang ingin mengajak para siswa-siswi menonton short movie.

Layaknya sekolah modern pada umumnya, sekolah SMP Ali Maksum menyediakan fasilitas yang lengkap kepada para siswa-siswinya. Fasilitas tersebut antara lain: multimedia room, gedung sekolah yang nyaman, asrama santri putra dan putri, lapangan sepak bola, lapangan bola basket, lapangan badminton, moving class, outdoor class, perpustakaan, laboratorium bahasa, IPA dan agama, balai kesehatan dan koperasi dan juga hotspot area for internet accsess.

Ruangan perpustakaan sekolah berukuran besar dengan jumlah koleksi buku yang sangat banyak. Dari sekian buku yang peneliti lihat, koleksi buku agama atau kitab kuning adalah koleksi buku terbanyak di ruagan perpustakaan ketimbang koleksi buku pelajaran umum. Ketika peneliti bertanya kepada penjaga perpustakaan, katanya setiap hari selalu ada siswa atau sisiwi yang membaca buku atau meminjam buku. Kebijakan yang ada, siswa/siswi boleh meminjam buku maksimal 3 buku dengan jangka waktu maksimal 7 hari.

Di ruangan laboratorium, alat-alat laboratorium yang dimiliki sekolah lumayan banyak. Hampir semua jenis alat laboratorium ada, setiap mata pelajaran IPA, guru IPA yaitu miss Rani membawa para siswa untuk menggunakan alat di laboratorium, seperti mengukur kadar keasaman, melihat mikroba dan lain sebagainya. Ruagan laboratorium sekolah SMP Ali Maksum di desain modern dan berada di ruangan khusus, meski laboratorium tersebut adalah milik bersama yaitu sekolah SMP dan SMA Ali Maksum, akan tetapi para siswa-siswi SMP Ali Maksum tidak pernah tersisihkan menggunakan alat tersebut, karena penggunaan alat di lakukan dengan berjadwal dan memiliki satu laboran, yaitu miss Rani sendiri.

salah satu koleksi perpustakaan sekolah SMP Ali Maksum Krapyak ‎
Ruangan laboratorium IPA yang berada di Lt. 4 gedung sekolah SMP Ali Maksum ‎

Dengan fasilitas sekolah yang memadai tersebut, tidaklah heran manakala sekolah SMP Ali Maksum mendapat juara di setiap event-event perlombaan yang diikuti oleh siswa-siswi Ali Maksum. Deretan piala berjejer di lemari ruangan kepala sekolah dan ruangan guru. Padahal usia sekolah SMP Ali Maksum belum genap 10 tahun, tetapi tidak sedikit prestasi yang telah ditorehkan oleh siswa-siswi SMP Ali Maksum. Berdasarkan penuturan kepala sekolah bapak Faik Muhammad, bahwa setiap kali ada perlombaan baik lomba sains maupun lomba keagamaan, para siswa-siswi berantusias mengikuti lomba tersebut, lomba yang diikuti ada yang di level kecamatan, kabupaten, propinsi dan nasional. Lanjut pak Faik, event perlombaan tersebut biasanya dimenangkan oleh siswi (perempuan) dan bukan siswa (siswa). Pak Faik memberikan contoh seperti perlombaan aksioma tingkat propinsi tahun 2016 yang dimenangkan oleh siswi dari kelas VII SMP Ali Maksum dan juara tertinggi nilai UN se-Kabupaten Bantul tahun 2015 diraih oleh siswi SMP Ali Maksum asal Magelang.

Tidak hanya fasilitas sekolah dan pengajaran sains yang menjadi prioritas kepala sekolah, kegiatan ekstra kurikuler juga menjadi prioritas tambahan bagi sekolah SMP Ali Maksum. Salah satu yang unggul dalam kegiatan ekstra kurikuler di sekolah ini adalah pelatihan tulis- menulis atau jurnalistik. Dari kegiatan ekstra kurikuler tulis menulis ini, siswa-siswi yang tergabung dalam OSIS SMP Ali Maksum menerbitkan majalah “KrapyakNews”. Majalah tersebut terbit sejak tahun 2015 dan terbit setahun sekali. Judul diatas “Kurikulum Sains Islam”, penulis ambil dari sebuah majalah terbitan siswa-siswi SMP Ali Maksum edisi ke-3 yang terbit pada februari  2017. Disamping itu, siswa-siswi juga membuat Majalah Dinding yang berisi kumpulan saran, kritik dan puisi para siswa-siswi sekolah SMP Ali Maksum. Juga terdapat lukisan hasil karya tangan dari salah satu siswa-siswi Ali Maksum.

Salah satu karya siswa “Majalah Dinding” yang di pajang di depan halaman sekolah

 

 

Sebagai sekolah yang berada di bawah yayasan pondok pesantren, sekolah SMP Ali Maksum sangat kental dengan corak keislaman baik dalam managemen sekolah, metode pembelajaran maupun pakaian guru dan siswa. Seperti ketika memulai jam belajar, para siswa mengawali belajar dengan membaca do’a, surat-surat pendek dan syi’iran ala NU. Corak Nahdlatul Ulama’ sangat kental di sekolah ini. Maklum, karena pondok pesantren Ali Maksum adalah salah satu pondok pesantren yang mentradisikan Nahdlatul Ulama’. Juga dalam managemen sekolah, semua elit sekolah SMP Ali Maksum adalah kerabat keluarga Kyai aatau alumni yang mengabdikan dirinya pada pesantren. Seperti kepala sekolah bapak Faik, beliau adalah salah satu menantu Kyai di pesantren Ali Maksum. Juga para guru-guru yang mengajar adalah alumni pondok pesantren Ali Maksum atau alumni pondok pesantren lain.

Disamping itu, heterogenitas siswa-siswi Ali Maksum sangat tampak karena berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Kebijakan sekolah adalah para siswa-siswa adalah santri pondok Pesantren Ali Maksum. Sekolah SMP Ali Maksum tidak menerima santri colokan atau santri kalong. Melainkan hanya menerima santri pondok pesantren Ali Maksum yang mana pagi sampai sore belajar di sekolah SMP Ali Maksum dan sore hingga pagi tinggal di asrama pondok pesantren Ali Maksum.

Umumnya para siswa-siswi SMP Ali Maksum belajar di sekolah ini karena ajakan dari orang tua, karena orang tuanya dulu pernah nyantri di pesantren Ali Maksum. Jadi seperti kebanyakan sekolah pesantren pada umumnya, siswa-siswi SMP Ali Maksum bersedia sekolah disini karena orang tuanya adalah alumni pesantren disini. Dengan demikian, harapan orang tua mempercayakan pendidikan anak-anaknya di SMP Ali Maksum dengan tujuan tidak hanya ingin mendapatkan ilmu, melainkan juga ingin mendapatkan barokah dari para Kyai dan ibu Nyai.

peneliti dan kepala sekolah Faik Muhammad, M.Hum di ruangan kepala sekolah SMP Ali Maksum ‎
salah satu bentuk brosur SMP SMA Ali Maksum Krapyak ‎

Tinggalkan Balasan

Close Menu