ROBERT BOYLE

ROBERT BOYLE

Serial Ilmuwan

Boyle lahir di Lismore, wilayah Waterford, Irlandia, pada tanggal 25 Januari 1627. Berkat penyelidikannya terhadap sifat gas serta pandangannya terhadap benda sebagai sel yang hidup, ia dianggap sebagai pelopor toeri modern tentang unsur-unsur kimia. Sebelum penemuan metanol oleh Boyle pada tahun 1661, ilmu pengetahuan pada masa itu masih dikuasai oleh teori Aristoteles yang hidup tahun  384-322 SM. Menurut teori pemikir dari Sragira, Yunani Kuno ini, dalam alam hanya ada empat macam unsur, yakni tanah, udara, api, dan air. Sedangkan menurut pemikir Yunani lainnya yang hidup setelah Aristoteles, yaitu Paracelsus (tahun 1493 – 1541), dalam alam hanya ada tiga unsur dasar, yaitu garam, sulfur, dan merkuri. Dengan ditemukannya metanol, Boyle turut memperkaya pendapat dua pemikir terdahulu yang amat di segani di dunia ilmu pengetahuan tersebut. Metanol adalah cairan jernih berwarna biru pudar, menyala, dan, sangat beracun. Cairan ini terbentuk dari proses penyulingan tumbuhan yang membusuk atau bisa juga dibuat dari gas air, yakni gas yang diperoleh bila batubara yang berpijar bereaksi dengan uap. Metanol berguna sebagai pelarut, bahan pokok untuk pembuatan plastik, bahan bakar motor, dan lainnya. Setahun setelah penemuan metanol itu, yakni pada tahun 1662, Boyle melaporkan sifat penemuannya kepada Royal Society, kemudian laporan ini dijadikan “Hukum Boyle”.

Hukum Boyle

Leave a Reply

Close Menu