IBNU ZUHR

IBNU ZUHR

Ibnu Zuhr atau lengkapnya Abu-Marwan ʻAbd al-Malik ibn Abi al-ʻAlaʼ Ibn Zuhr dilahirkan di Sevilla, Spanyol tahun 1091 M. Setelah menamatkan pendidikannya di Cordoba, beliau bertempat tinggal di Baghdad Irak dan Kairo Mesir. Namun pada akhirnya ia lebih memilih Spanyol sebagai tempat pengabdiannya di bidang kedokteran. Pada jaman dinasti Al Murabatun atau Almoravides, Ibnu Zuhr diangkat menjadi dokter istana. Kemudian pada waktu pemerintahan Abd Al Mukmin dari dinasti Muwahid, beliau diangkat menjadi menteri.

Ibnu Zuhr banyak melakukan terobosan dalam bidang kedokteran seperti menguji coba obat yang ditemukan kepada binatang sebelum digunakan manusia. Beliau juga membahas secara detail penyakit gatal-gatal, sehingga dikenal sebagai Bapak Parasitologi. Penemuannya yang fenomenal adalah ketika pasien yang tidak bisa makan secara normal, Ibnu Zuhr menemukan cara dengan menyalurkan makanan langsung melalui gullet, dimana makanan untuk pasien disalurkan melalui  tenggorokannya.

Penelitiannya yang membahas pengobatan dan diet, dituangkan dalam bukunya yang berjudul At-Taisir fi Al-Mudawat wa Al-Tadbir. Karyanya ini selalu menjadi acuan dalam ilmu kedokteran. Ada beberapa salinan manuskrip dari buku ini, salah satunya ditemukan di Bibliotheque Nationable de Paris. Salinan ini diselesaikan di Barcelona tahun 1165 M dan juga ditemukan di Bodleian Library of Oxford namun tidak diketahui tahunnya. Sedangkan yang ditemukan di Biblioteca Medicea-Laurenziana, Floren Italia dan di Al-Maktabe Al-Abdaliya Tunisia hilang.

Buku karya Ibnu Zuhr lainnya berjudul Al-Iqtisad fi Islah Al-Anfus wa Al-Ajsad, yang membahas hubungan jiwa dan tubuh, di sini untuk pertama kalinya ilmu psikologi dimasukkan ke dalam ilmu kedokteran. Selain itu di dalam buku ini juga dibahas mengenai berbagai penyakit, pengobatan dan kebersihan. Buku tersebut ditulis dalam bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami orang yang awan. Karya Ibnu Zuhr yang terakhir berjudul Al-Aghziya membahas mengenai obat-obatan dan pentingnya makanan sehat serta mempunyai kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh. Berbagai penelitiannya tidak hanya dilakukan di dalam laboratorium melainkan juga langsung melihat kasus dalam praktek kehidupan sehari-hari.

Ibnu Zuhr meninggal di Sevilla tahun 1161 M.

Leave a Reply

Close Menu