IBNU KHALLIKAN
V0017691 A man of learning (Avicenna?). Oil painting by a Ne Credit: Wellcome Library, London. Wellcome Images images@wellcome.ac.uk http://wellcomeimages.org A man of learning (Avicenna?). Oil painting by a Neapolitan painter, 17th century. A man of learning (Avicenna?). Oil painting by a Neapolitan painter Published: - Copyrighted work available under Creative Commons Attribution only licence CC BY 4.0 http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/

IBNU KHALLIKAN

Ahmad Ibn Khallikan atau yang lebih dikenal dengan Ibnu Khallikan adalah seorang sarjana Muslim Kurdi yang lahir pada tanggal 22 September 1211 M (608 H) di Damaskus, Suriah. Ibnu Khallikan merupakan seorang sejarawan Arab muslim yang berasal dari keluarga keturunan Barmak (Baramikah). Beliau seorang kaum terpelajar yang mempunyai pikiran tajam, peneliti yang cerdas, adil dalam masalah hukum dan mempunya jiwa sosial yang tinggi. Beliau sangat menyukai puisi, khususnya “Diwan” karya Mutanabbi dan mempunyai banyak teman budayawan dan sastrawan Mesir.

Pada tahun 626 H (1229 M) Ibnu Khallikan belajar di Aleppo dibawah bimbingan Ibnu Syaddad dan Ibnu Ya’isy. Setelah itu beliau meneruskan pergi belajar ke Mesir sekitar tahun 635 atau 636 H. Kemudian pada tahun 646 H (1249 M) beliau diangkat menjadi wakil ketua pengadilan Mesir. Pada saat itu ketua pengadilan dijabat oleh Badruddin Yusuf bin Hasan atau Qadi Sinjar. Ibnu Khallikan kemudian pindah ke Damaskus di tahun 695 H (1261 M) dan diangkat oleh Sultan Baybars dari Dinasti Mamluk untuk menjadi ketua pengadilan (Qadi al-Qudat) dan membawahi seluruh pengadilan di wilayah Suriah.

Ibnu Khallikan sangat menggemari kajian-kajian sejarah. Karyanya yang paling terkenal adalah Wafayat al-Ayan (Berita Kematian Laki-laki Ulung) atau lebih dikenal sebagai Kamus Biografis. Buku ini dibuat dengan cara mengumpulkan bahan dari berbagai sumber dan disusun berdasarkan urutan abjad. Isinya mengenai kehidupan tokoh-tokoh yang memiliki ketenaran karena sebab-sebab tertentu. Buku ini dibuat dengan tujuan sebagai ikhtisar sejaran dan juga sumber informasi khususnya tentang peristiwa-peristiwa pada masa buku ini dibuat.

Selain itu Ibnu Khallikan juga menulis Wafayat al-A’yan wa Anba az-Zaman merupakan salah satu sumber penting dalam bidang biografi dan sejarah sastra. Beliau mulai menyusun buku ini pada tahun 654 H (1256 M) di Kairo, Mesir tetapi ketika sampai pada tulisan tentang Yahya bun Khalid bin Barmak penulisannya sempat terhenti karena pindah ke Damaskus di tahun 659 H (1260 M). Akhirnya pada tahun 673 H (1274 M) beliau dapat menyelesaikan dan merevisi buku tersebut. Ibnu Khallikan dalam setiap bukunya selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas tulisannya, hal itu terlihat dari autobiografinya yang penuh dengan perbaikan dan catatan-catatan pinggir. Salah satu naskahnya terdapat di Museum Britania dan sudah diterbitkan kembali.

Ibnu Khallikan meninggal pada tanggal 30 Oktober 1282 M (679 H) di Damaskus, Suriah.

Leave a Reply

Close Menu