EDWARD O. WILSON

EDWARD O. WILSON

Ilmuwan Modern

Edward O. Wilson adalah ahli biologi dan naturalis. Keistimewaannya adalah myrmecology-studi tentang semut-dimana dia dianggap sebagai otoritas terkemuka di dunia. Dia selama bertahun-tahun menjadi Profesor Riset Universitas Pellegrino Joseph di Entomologi untuk Departemen Biologi Organisme dan Evolusioner di Harvard University. Setelah pensiun pada tahun 1996, dia mengambil gelar Profesor Emeritus dan Kurator Kehormatan dalam Entomologi. Wilson juga terkenal dengan banyak buku populer tentang biologi evolusioner, karena advokasi penyebab lingkungan (khususnya melestarikan keanekaragaman hayati), dan atas upayanya untuk memajukan pandangan duniawi sekuler. Dia adalah anggota Komite Penyelidikan Skeptis.

Wilson pertama kali mencoba mendaftar di Angkatan Darat Amerika Serikat, namun dia gagal dalam ujian medis Angkatan Darat karena penglihatannya yang terganggu. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana dan kemudian menyelesaikan gelar PhD di bidang biologi di Harvard University. Pada tahun 1975, Wilson memasuki mata publik melalui kontroversi seputar penerbitan Sosiobiologi: The New Synthesis, sebuah karya yang sangat ambisius dan kontroversial mengenai basis genetik perilaku kooperatif atau sosial dalam semut dan spesies lainnya, termasuk manusia. Pada tahun 1990, Wilson dan rekan penulis Bert Hölldobler menerbitkan The Ants, sebuah sintesis magisterial tentang karya Wilson tentang taksonomi, biologi, dan perilaku semut. Dia dan Hölldobler kemudian menerbitkan beberapa buku populer tentang semut.

Selain karyanya di bidang myrmecology, Wilson juga telah menulis sejumlah karya populer terlaris pada berbagai aspek biologi dan filsafat sains, termasuk On Human Nature, Biophilia and Consilience: Kesatuan Pengetahuan. Yang terakhir ini adalah karya kontroversial lainnya yang berpendapat bahwa ilmu alam ditakdirkan untuk menggantikan ilmu sosial dan bahkan humaniora. Wilson, yang dibesarkan di Alabama sebagai Southern Baptist, menganut filosofi humanisme ilmiah, yang ia lihat sebagai “satu-satunya pandangan dunia yang sesuai dengan pengetahuan sains tentang dunia nyata dan hukum alam.” Dia berpendapat bahwa ini adalah yang terbaik, cocok untuk memperbaiki kondisi manusia.

Wilson telah lama menaruh minat khusus untuk melestarikan spesies yang terancam punah. Pada tahun 2005, dia membantu membangun sebuah lembaga nirlaba, the E.O. Wilson Biodiversity Foundation, yang ditujukan untuk mencapai tujuan ini.

Wilson telah dihormati dengan penghargaan yang tak terhitung jumlahnya, termasuk Humanis Association Humanis Amerika Tahun 1999, majalah Time’s 25 Most Influential People di Amerika pada tahun 1995, dan Hadiah Pulitzer untuk Semut pada tahun 1991.

Sumber web: E.O. Wilson Biodiversity Foundation

Leave a Reply

Close Menu