KONTROVERSI SEPUTAR EVOLUSI

Serial Pembelajaran Sains: John R. Staver

Kontroversi seputar evolusi merupakan debat tentang asal-usul, yaitu asal-usul manusia dan kehidupan, namun dari mana debat itu sendiri berasal? Bukan dari dokumen seperti The Fundamentals yang ditulis umat Kristiani evangelis pada 1900-an awal, bukan publikasi The Origins of Species Charles Darwin pada 1859, juga bukan Amendemen Pertama Konstitusi Amerika Serikat, walaupun dokumen-dokumen tersebut memang memiliki arti penting bagi kontroversi tersebut. Kontroversi itu bermula dari konsep-konsep dasar iman dan nalar serta interaksinya.

IMAN, NALAR, DAN INTERAKSINYA

Iman (faith) didefinisian pada Ibrani 11:1 sebagai berikut, “Now faith is being sure of what we hope for and certain of what we do not see (iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat)” (Holy Bible, 1984). Nalar (reason) adalah kapasitas yang digunakan manusia untuk beralih dari premis ke kesimpulan dengan cara berpikir. Bayangkanlah sebuah kontinum — atau barangkali papan jungkat-jungkit gaya lama — otoritas atau dominansi, dengan iman dari nalar pada ujung-ujungnya yang berlawanan. (more…)

Continue Reading

ANALISA TERHADAP TREN DAN PRAKTIK PENDIDIKAN SAINS DEWASA INI

Serial Pembelajaran Sains: Kenneth Tobin

Bangsa kita menghadapi risiko. Keunggulan kita dalam perdagangan, industri, sains, dan inovasi teknologi yang dahulu tak tertandingi, kini diambil alih para pesaing di seluruh dunia. Hal yang satu generasi lampau tidak terbayangkan mulai menjadi kenyataan, pihak-pihak lain mulai menyaingi dan mengalahkan pencapaian kita di bidang pendidikan (National Commission on Excellence in Education [1983, paragraf pembuka]).

Bagaimanapun, pembandingan di dunia internasional telah mendorong kebijakan dalam pendidikan sains, setidaknya, sejak peluncuran satelit-satelit Sputnik pada 1950-an, dan barangkali jauh sebelum itu. Mungkin kaitan-kaitan di antara penguasaan-penguasaan di bidang sains, teknologi, dan militer itulah yang mendorong timbulnya pembandingan dan barangkali semua kekhawatiran sesungguhnya hanya dilandasi oleh satu tujuan: untuk mempertahankan keadaan kompetitif dengan semua bangsa di dunia.

(more…)

Continue Reading
Close Menu