ABU HASAN AL-ASY’ARI

Ilmuwan Muslim

Abu Hasan Al-Asy’ari merupakan keturunan dari Abu Musa Al-Asy’ari. Beliau lahir di tahun 873 M dan menghabiskan sebagian besar hidupnya di Baghdad. Sewaktu kecil, beliau berguru pada seorang Mu’tazilah terkenal bernama Al-Jubbai. Abu Hasan Al-Asy’ari mempelajari dan mendalami ajaran Mu’tazilah sampai berusiah 40 tahun dan banyak menulis buku mengenai ajaran ini. Pada tahun 912 beliau memutuskan untuk keluar dari ajaran Mu’tazilah dan mendirikan aliran baru yang dikenal dengan ajaran Asy’ariah.

Ajaran Asy’ariah yang berkembang sampai saat ini adalah sifat wajib Allah. Yaitu ada 13 (wujud, qidam, baqa, mukhalafatul lilhawadis, qiyamuhu binafsihi, wahdaniyat, qudrat, iradat, ilmu, hayat. sama’, bashar dan kalam), dan 7 sifat maknawiyah (qadiran, muridan, ‘aliman, hayyan, sami’an, basiran, mutakalliman), sehingga menjadi 20 sifat wajib bagi Allah. Metode pengenalan sifat-sifat Allah banyak diajarkan di pesantren-pesantren yang berdasarkan Ahlussunnah Wal Jama’ah dan Nahdhatul Ulama (NU) khususnya. Beliau juga menuliskan banyak buku yang kurang lebih berjumlah 90 buku dari berbagai bidang ilmu. Berikut adalah nama buku yang terkenal: (more…)

Continue Reading

AL-BIRUNI

Ilmuwan Muslim

Abu Raihan Muhammad bin Ahmad Al-Biruni atau yang biasa dipanggil dengan Al-Biruni, lahir pada tanggal 5 September 973 M di Khawarazmi, Turkmenistan. Beliau adalah seorang matematikawan, astronom, fisikawan, ilmuwan, penulis ensiklopedia, filsuf, pengembara, sejarawan, ahli farmasi dan guru. Al-Biruni dibesarkan dalam keluarga yang mencintai ilmu pengetahuan dan taat beragama, oleh karena itu sejak kecil beliau sangat gemar belajar. Beberapa tokoh besar pernah menjadi gurunya semasa kecil, antara lain Abu Nasr Mansur, Syekh Abdusshamad bin Abdusshamad, dan Abu Al-Wafa Al-Buzayani. Berbagai macam ilmu telah diajarkan kepadanya seperti ilmu pasti, astronomi, serta ilmu kedokteran. Oleh sebab itu sejak kecil beliau sudah menguasai banyak bidang ilmu. Selain itu Al-Biruni menguasai Bahasa Arab, Yunani serta Sanskerta sehingga mampu membaca buku dan memahami ilmu pengetahuan langsung dari bahasa aslinya. Beliau pun menghasilkan banyak karya di bidang ilmu matematika, fisika, astronomi, kedokteran, metafisika, sastra, ilmu bumi, dan sejarah. Al-Biruni juga berhasil menemukan rotasi bumi dan bumi mengelilingi matahari setiap harinya. (more…)

Continue Reading

MUHAMMAD MARMADUKE PICKTHALL

Serial Ilmuwan Muslim

Muhammad Marmaduke Pickthall adalah seorang intelektual Muslim Barat yang terkenal dengan karya terjemahan Al-Qurannya yang puitis dan akurat dalam bahasa Inggris. Sebelumnya beliau merupakan pemeluk agama Kristen Anglikan yang kemudian berpindah agama dan memeluk agama Islam. Sosoknya juga dikenal sebagai seorang novelis, jurnalis, kepala sekolah serta pemimpin politik dan agama.

Muhammad Marmaduke Pickthall terlahir dengan nama William Pickthall pada 7 April 1875. Beliau berasal dari keluarga kelas menengah di Suffolk, Inggris. Ayahnya Charles Grayson Pickthall adalah seorang Pendeta Anglikan. Oleh karena itu William tumbuh dan dibesarkan di tengah keluarga penganut Kristen Anglikan yang taat. (more…)

Continue Reading

NASIR AD-DIN TUSI

Serial Ilmuwan Muslim

Muhammad bin Muhammad ibn al-Hasan al-Tusi atau lebih dikenal dengan nama Nasir al-Din Tusi lahir pada tanggal 18 Februari 1201 di Tus, timur laut Iran. Nasir Al-Din Tusi adalah seorang yang mempunyai pengetahuan yang luas dalam bidang arsitek, filsuf, dokter, ilmuwan, dan teolog. Beliau juga seorang pemuda Syiah yang berasal dari Persia. Nasir al-Din Tusi sering dianggap sebagai pencipta trigonometri dalam ilmu matematika. Cendekiawan Muslim Ibn Khaldun (1332-1406 M) menganggap Tusi sebagai cendekiawan Persia terakhir.

Nasir Al-Din Tusi lahir di dalam keluarga Syiah dan kehilangan ayahnya di usia muda. Demi memenuhi keinginan ayahnya, Nasir muda mulai belajar dan mencari pengetahuan dengan sangat serius dan rela melakukan perjalanan jauh untuk menghadiri ceramah para ilmuwan terkenal. Kemudian Nasir muda pindah ke Nishapur untuk belajar filsafat di bawah bimbingan Farid al-Din Damad dan matematika di bawah asuhan Muhammad Hasib. Di Nishapur beliau bertemu Attar, seorang ahli sufi yang kemudian dibunuh oleh orang Mongol. Selain itu beliau juga menghadiri ceramah Quthb al -Din al-Misri. (more…)

Continue Reading

SALMAN AL-FARISI

Serial Ilmuwan Muslim

Salman al-Farisi mempunyai nama lengkap Mabah bin Budzkhasyan bin Mousilan bin Bahbudzan bin Fairuz bin Sahrk Al-Isfahani, nama panggilan lainnya yaitu Abu Abdillah dan bergelar Salman al-Khair. Beliau berasal dari desa Ji di Isfahan, Persia. Salman adalah sosok sahabat yang terkenal memiliki ide-ide brilian, memiliki tubuh yang kuat, dan pandai dalam ilmu-ilmu syariat. Beliau pernah menjadi penjaga api di kuil tempat pemujaan orang-orang Persia.

Sebelum Islam datang, Salman memeluk agama Nasrani, karena ia terpikat dengan model sembahyang mereka. Suatu ketika, atas saran seorang pendeta yang ditemuinya di Mosul, Salman pergi menemui Rasul yang saat itu sudah hijrah ke Madinah. Sang pendeta mengabarkan bahwa seorang Nabi akan diutus pada zaman itu. Ia berpesan agar Salman mengikuti Nabi tersebut dan Nabi itu akan hijrah ke sebuah daerah yang banyak ditumbuhi pohon kurma dan daerahnya diapit dua bidang tanah yang berbatu hitam. Salman kemudian pergi meninggalkan kampung halamannya untuk mencari cahaya kebenaran. Kegigihannya berbuah hidayah Allah dan pertemuan dengan Nabi Muhammad saw di kota Madinah. (more…)

Continue Reading
  • 1
  • 2
Close Menu