BUKTI GENETIS EVOUSI

BUKTI GENETIS EVOUSI

Dukungan baru yang juga sangat kuat terhadap teori evolusi adalah bukti yang baru-baru ini berhasil ditemukan oleh para ahli genetika dari hasil mengodekan genom-genom manusia dan spesies lain, seperti simpanse dan orang utan. Penelitian yang demikian baru bisa dilakukan akhir-akhir ini saja. Ahli biologi kenamaan Kenneth R. Miller (seorang yang beriman) mengemukakan beberapa argumen menarik dalam buku terbarunya, Only A Theory:

  • Kita manusia memiliki 46 kromosom, sementara semua kera memiliki 48 kromosom. Setelah genom-genom itu diteliti, hanya kromosom 2 kita saja yang sejajar dengan kromosom 12 dan 13 simpanse yang biasa dinomori dengan 2A dan 2B. Kadangkala dalam evolusi kita, dua kromosom yang lebih awal berfusi menjadi satu.
  • “Bentuk” (typos) serupa antara genom-genom menunjukkan kesamaan antesedennya. Misalnya saja, manusia memerlukan vitamin C untuk membangun kolagen dan protein penting yang mencegah kudis, sementara binatang mamalia lain bisa membuat vitamin sendiri dalam tubuh mereka. Kita manusia tidak bisa melakukan ini karena kekurangan enzim yang amat diperlukan, yakni gulonolactone oxidase (GLO), sebab pernah mengalami mutasi buruk di masa lalu. Ternyata, primata seperti orang utan dan simpanse juga kekurangan enzim ini, sementara primata lain yang lebih jauh biasanya tidak kekurangan enzim tersebut.
  • Protein hemoglobin, zat pemerah darah, terdiri dari dua gen, dan salah satunya (“pseudo-gen”) ada dalam kromosom 16 kita; orang utan dan simpanse juga memiliki gen ini dengan bentuk yang sama dalam genom-genom mereka.

 

Leave a Reply

Close Menu