ABUL WAFA MUHAMMAD AL BUZJANI

ABUL WAFA MUHAMMAD AL BUZJANI

Abul Wafa Muhammad Ibn Muhammad Ibn Yahya Ibn Ismail al-Buzjani atau dikenal pula dengan Al-Buzjani, lahir 10 Juni tahun 940 M/328 H di kota kecil bernama Buzhgan, (sekarang Torbate Jam ) di Khorasan (Sekarang Iran). Beliau belajar matematika dari pamannya, Abu Umar Al-Maghzli dan Abu Abdullah Muhammad Ibn Ataba, sedangkan ilmu geometri, mempelajari dari Abu Yahya Al-Marudi dan Abu Al-Ala’ Ibn Karnib. Pada usia 19 tahun, Abul Wafa pindah ke Bagdad untuk belajar dan kemudian tinggal di sana selama empat puluh tahun.

Di bidang ilmu geometri, Abul Wafa memberikan kontribusi signifikan bagi pemecahan soal-soal geometri dengan menggunakan kompas; konstruksi ekuivalen untuk semua bidang, polyhedral umum; konstruksi hexagon setengah sisi dari segitiga sama kaki; konstruksi parabola dari titik dan solusi geometri bagi persamaan. Abul Wafa bukan cuma ahli matematika, namun juga piawai dalam bidang ilmu astronomi. Beberapa tahun dihabiskannya untuk mempelajari perbedaan pergerakan bulan dan menemukan “variasi”. Dia pun tercatat sebagai salah satu dari penerjemah bahasa Arab dan komentator karya-karya Yunani.

Beberapa kitab bernilai yang ditulisnya antara lain: Kitab fima Yahtaju Ilaihi al- Kuttab wa al-Ummal min ‘Ilm al-Hisab sebuah buku tentang aritmatika, Kitab Al-Kamil. Dalam geometri, Abul Wafa menulis “Kitab fima Yahtaj Ilaih as-Suna’ fi ‘Amal al-Handasa”. Buku itu ditulisnya atas permintaan khusus dari Khalifah Baha’ ad Dawla. Salinannya berada di perpustakaan Masjid Aya Sofya, Istanbul, Turki. Kitab Al-Majesti merupakan karya Abul Wafa yang paling terkenal dari semua buku yang ditulisnya.

Abul Wafa wafat pada 15 Juli 998 di kota Baghdad, Irak. Untuk menghormati pengabdian dan dedikasinya dalam mengembangkan astronomi namanya pun diabadikan di kawah bulan.

Tinggalkan Balasan

Close Menu